Adab Berpakaian

Oleh: Irfah Nurtsani, S.Pd.

Salah satu hal yang membedakan antara manusia dengan binatang adalah keharusan manusia mengenakan pakaian. Fungsi dari pakaian itu sendiri adalah sebagai penutup aurat, untuk menjaga kesehatan dan keindahan. Dalam masalah aurat, Islam telah menetapkan bahwa aurat lelaki adalah antara pusar sampai kedua lutut. Sedangkan bagi perempuan adalah menutup seluruh tubuh kecuali muka dan kedua telapak tangan bertujuan untuk menjaga harga diri manusia yang bernilai ibadah. Pakaian juga berfungsi sebagai melindungi kesehatan manusia dari barbagai penyakit atau gangguan apapun, pakaian bisa melindungi dari teriknya matahari, dinginnya suhu udara, kotoran, gigitan serangga, debu dan lain-lain. Sedangkan fungsi lainnya menimbulkan keindahan, biasanya manusia berlomba-loba untuk memiliki penampilan yang menarik. Penggunaan pakaian yang bagus dan tepat akan meningkatkan kepercayaan diri bagi seseorang. Berbagai model demi menampilkan keindahan seni sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah swt. Hanya saja, model busana yang dikembangkan harus tetap di sesuaikan dengan nilai religius.

Apalagi dizaman modern saat ini masih ada beberapa orang yang berpakaian jauh dari nilai-nilai agama Islam, karena mereka menganggap itulah trend saat ini, misalnya mengikuti style korea dan lain-lain. Berpakaian yang mengumbar-umbar aurat, berpakaian seperti lelaki atau sebaliknya.

Berikut ini adab berpakaian bagi wanita dan laki-laki dalam Islam:

A. Bagi laki laki

  1. Berpakaian dengan niat untuk beribadah kepada Allah Swt.
  2. Mendahulukan anggota badan yang kanan ketika hendak memakai pakaian sambil membaca do’a. ” Segala puji bagi Allah yang telah mengenakan pakaian ini kepadaku dan mengaruniakannya kepadaku, padahal diriku tidak mempunyai daya dan kekuatan” (HR. Tirmidzi, Abu Dawud, dan Ibnu Majah)
  3. Mendahulukan anggota badan yang kiri ketika hendak melepaskan pakaian sambil membaca do’a. “Dengan menyebut nama Allah yang tiada tuhan (yang berhak di sembah) selain dia”Bahan tidak boleh dari sutra dan emas
  4. Menurup aurat dengan memenuhi kriteria etika dan estetika
  5. Pakaian yang dipakai dalam kondisi bersih, tidak najis, karena sewaktu waktu bisa di pakai untuk shalat.
  6. Disunahkan memilih warna putih, dimaksudkan agar senantiasa terjaga dan ingat akan kematian, karena pada saat meninggal akan mengenakan kain kafan yang berwarna putih

B. Bagi perempuan

  1. Berpakaian dengan niat untuk beribadah kepada Allah swt.
  2. Mendahulukan anggota badan yang kanan ketika hendak memakai pakaian sambil membaca do’a.
  3. Mendahulukan aggota badan yang kiri ketika hendak melepaskan pakaian sambil membaca do’a.
  4. Menutup Aurat dengan memenuhi kriteria etika dan estetika.
  5. Memanjangkan kerudung sampai menutup dada.
  6. Pakaian yang dipakai dalam kondisi bersih, tidak najis, karena sewaktu waktu bisa di pakai untuk shalat.
  7. Di sunahkan memilih warna putih, dimaksudkan agar senantiasa terjaga dan ingat akan kematian, karena pada saat meninggal akan mengenakan kain kafan yang berwarna putih

Itulah beberapa adab berpakaian yang intinya menekankan bahwa berpakaian merupakan ibadah kepada Allah SWT dengan tujuan untuk menutup aurat baik bagi laki-laki dan perempuan. Dalam berpakaian hendaknya memulainya dari sisi kanan dan melepas pakaian dari sisi kiri dengan membaca doa.

Sumber: https://www.kompasiana.com/newstayle/55b6e7ab927a613d051035d5/adab-berpakaian-menurut-islam?page=all

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *